kilasmerangin.com - kilasmerangin.com
Connect with us

Kriminal

Dipecat Yayasan, Kepsek Bawa Pistol ke Sekolah, Masih Masuk Kerja, Kenapa ya?

KILASMERANGIN.COM – Sungguh aneh prilaku yang dutunjukkan seorang Kepala Sekolah Masdrasyah Aliayah Sabbillul Mutaqien (MAS) Desa Nalo Baru, Kecamatan Nalo Tantan, Merangin – Jambi, berinisial BA ini.

Pasalnya, diberhentikan oleh pihak Yayasan, dengan Surat Keterangan (SK) Nomor: 79/YASAMER/VIII/2018, tentang Pemberhentian Kepala Madrasyah dan guru tetap dilingkup yayasan Sabbilul Muttaqien Merangin, pada tanggal 13 Agustus 2018 lalu.

BA terkesan tidak mau diberhentikan, dan masih aktif menjabat sebagai Kepsek MAS dan guru tetap. Padahal, berdasarkan berita acara rapat internal yayasan, sudah dijelaskan bahwa BA dipecat atas dasar penolakan dari Pemdes Baru Nalo, dan juga melanggar kode etik guru serta menindaklanjuti pernyataan Kakan Kemenag Merangin yang menyayangkan sikap Kepsek membawa Airsuft Gun ke sekolah.

“Iya, BA terkesan tidak mengindahkan aturan yayasan, padahal kesepakatan diberhentikannya BA sebagai Kepsek serta guru tetap di MAS Desa Baru Nalo ini, atas dasar kesepakatan dan pertimbangan Yayasan,” ungkap Ketua Yayasan MAS Merangin Edi Yanto, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (29/8).

Ditanya apa alasan BA, tidak mau diberhentikan sebagai Kepsek MAS Merangin?. Adi mengatakan, dirinya tidak tau apa alasan kuat dirinya tidak terima keputusan yayasan.

“Alasan dia (BA, red) tidak mau diberhentikan itu yang tidak kita tau, padahal kesepakatan ini dari hasil pertimbangan pihak yayasan dan tindak lanjut dari surat penolakan dari Desa,” tuturnya.

Bahkan jelas Edi, persoalan diberhentikan BA ini pihaknya juga sudah konsultasi dengan pihak Kemenag Merangin. Namun juga tidak ada titik jalan peneyelesaian.

“Persoalan ini sudah kita laporkan ke pihak Kemenang Merangin beberapa minggu lalu, tapi belum menemui jalan solusi, dan dimintai untuk berdamai. Padahal tujuan kita datang, meneruskan surat dari yayasan, jadi kita tunggu Kakan Kemenag Merangin pak Marwan pulang dari Haji saja, biar lebih jelas masalah ini,” tandasnya.

Terpisah Kepala Desa Nalo Baru Tamrin, sangat menyayangkan sikap BA, yang tidak mengindahkan hasil kesepakatan yayasan, bahwa dirinya diberhentikannya sebagai Kepsek dan guru tetap di sekolah MAS Merangin ini.

“Aneh kalau dipikir-pikir, sudah jelas yayasan sudah memberhentikan sesuai aturan, dan kita atas Pemerintah Desa menolak kehadirannya disini, tapi kenapa masih ngotot juga. Kita minta pihak Kemenag harus cepat mengatasi persoalan ini, takutnya nanti terjadi hal yang tidak didinginkan di desa kita,” singkatnya.

Sementara itu, Kepsek MAS yang diberhentikan yayasan berinisial BA, saat dikonfirmasi melalui via handphone kilasmerangin.com, menyebut bahwa informasi yang diperoleh dari awak media hanya sepihak.

“Sudahlah yo, kamu kemaren itukan banyak yang tidak sempurno media kamu tu, hadi sepihak. Kamu mengoleh tidak sesuai dengan kenyataan, jadi kamu dak usah berbicaro dengan sayo,” tandasnya, sembari menutup telepon genggam miliknya.(*)

Penulis: Zakhrowi
Editor: Anto

Berikan Komentar Anda!
306 Kali Dibaca
Share
bn2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Kriminal

To Top
error: Maaf,tidak boleh copas !!