kilasmerangin.com - kilasmerangin.com
Connect with us

Merangin

Hasil Olah TKP, Ditlantas Polda Jambi: Pecah Ban Penyebab Sementara Tewasnya 5 Orang Kecelakaan Maut di Langling

KILASMERANGIN.COM – Pasca kecelakaan maut antara mobil Truck Colt Diesel VS Avanza di Jalan Lintas Sumatra, Desa Langling, Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin – Jambi, yang menewaskan Lima (5) orang penumpang mobil Avanza pada Senin kemarin (25/3).

Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Jambi pada Selasa kemarin (26/3), langsung menurunkan Yim Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Dit Lantas Polda Jambi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mendalam untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan maut tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, tanpak hampir tiga jam lamanya pihak tim TAA Dit Lantas Polda Jambi yang dipimpin Kasubdit Gakum Dit Lantas Polda Jambi AKBP Nurbani, tengah melakukan olah TKP. Bahkan ada lima kali sesi pengambilan gambar dengan menggunakan alat TAA, yang akan dijadikan vidio untuk bisa menditeksi kecepatan kendaraan, arah kendaraan, sistem pengereman, serta kondisi sopir dalam membawa kendaraan sebelum dan sesudah terjadinya kecelakaan.

Selain itu, video TAA ini juga akan dijadikan foto geometrik sebagai gambaran terjadinya kecelakaan, serta akan diketahui apa penyebab teejadinya kecelakaan maut yang menewaskan 5 orang pegawi Bank swasta di Merangin.

Dari hasil olah TKP, pihak tim TAA Ditlantas Polda Jambi menyimpulkan, untuk sementara peyebab kecelakaan adalah mobil minubus jenis Avanza mengalami pecah ban.

“Iya, untuk kesimpulan sementara, Mobil Avanza mengalami pecah ban dan oleng ke kanan jalan, sehingga mengambil jalan mobil Truck dan mengakibatkan mobil Truck menghantam mobil Avanza,” ungkap AKBP Nurbani, kepada sejumlah awak media Selasa kemarin (26/3).

Dikatakan AKBP Nurbani, setelah terjadinya tabrakan, mobil Truck ini langsung menyeret mobil Avanza sejauh delapan (8) Meter keluar badan jalan.

“Mobil terbakar akibat percikan api yang merembet ke bahan bakar, karna saat kejadian kecelakaan, kondisi mobil masih dalam ke adaan hidup. Jadi jika kondisi mobil masih hidup, maka bahan bakar akan terus mengalir ke mesin mobil,” terangnya.

Meski sudah menyimpulkan penyebab terjadinya tersebut, namun pihak tim TAA masih menunggu hasil dari rekaman, guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

“Kita tunggu saja hasil dari video alat TAA, sebab data dari alat TAA inilah yang lebih akurat,”pungkasnya.(*)

Penulis: Zakhrowi
Editor: Anto

Berikan Komentar Anda!
362 Kali Dibaca
Share
bn2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Merangin

To Top
error: Maaf,tidak boleh copas !!